4 Gejala Diabetes Pada Wanita Yang Harus Di Cegah Sebelum Terlambat

Gejala Diabetes
4 Gejala Diabetes Pada Wanita Yang Harus Di Cegah Sebelum Terlambat
  1. Infeksi ragi dan luka di vagina yang berulang
    Gejala diabetes pada wanita bisa diawali dengan adanya infeksi jamur pada vagina. Gejala awalnya bisa meliputi gatal, nyeri, keputihan, dan rasa sakit saat berhubungan seks. Infeksi vagina ini disebabkan oleh pertumbuhan jamur candida yang berlebih karena dipicu oleh kadar glukosa tubuh yang terlalu tinggi. Infeksi ragi yang kambuhan berulang kali kemudian bisa berkembang menjadi luka di vagina.
  2. Terkena ISK berulang
    Wanita pada dasarnya sangat berisiko terkena infeksi saluran kencing (ISK). Risiko ini bisa meningkat jika Anda memiliki diabetes. ISK terjadi saat bakteri masuk ke saluran kemih. Hasilnya, infeksi ini bisa menyebabkan buang air kecil terasa sakit bahkan kencing berdarah.

Jika tidak diobati, hal ini bisa berisiko pada infeksi ginjal. ISK menjadi gejala diabetes pada wanita disebabkan karena sirkulasi darah yang buruk pada ginjal dan saluran kemih. Selain itu, adanya ketidaklancaran sel darah putih yang mengalir melalui aliran darah tidak berfungsi membunuh kuman dan bakteri yang masuk.

  1. Disfungsi seksual wanita
    Neuropati diabetik bisa menjadi salah satu gejala diabetes pada wanita. Kondisi ini terjadi ketika glukosa darah dalam kadar yang tinggi, sehingga merusak serabut beberapa saraf tubuh. Hal ini dapat memicu kesemutan dan hilangnya perasaan di berbagai bagian tubuh, termasuk tangan, kaki, dan kaki. Kondisi ini juga dapat memengaruhi sensasi di daerah vagina dan menurunkan dorongan seksual wanita.
  2. Sindrom ovarium polikistik
    Ciri wanita yang mengidap gejala diabetes juga dapat mirip dengan penderita sindrom ovarium polikistik (PCOS). Kelainan ini terjadi ketika kelenjar adrenal menghasilkan hormon pria yang lebih tinggi (hiperandrogenisme) dan terjadi resistensi insulin. Tanda-tanda Anda mengidap sindrom ovarium polikistik meliputi jadwal menstruasi yang tidak teratur, berat badan bertambah, jerawat, dan bahkan merasa depresi. Sindrom ini juga dapat menyebabkan ketidaksuburan serta peningkatan kadar gula darah.

Adakah cara menangani gejala diabetes pada wanita?
Ada berbagai macam terapi atau pengobatan yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi gejala dan komplikasi diabetes pada wanita. Berikut ini merupakan hal yang bisa Anda lakukan:

Terapi insulin
Terapi ini dilakukan dengan cara menyuntikkan insulin di bawah kulit paha dan perut. Anda harus memvariasikan lokasi suntikan untuk mencegah penebalan kulit. Jumlah insulin yang akan Anda perlukan setiap hari tergantung pada berbagai faktor termasuk diet Anda, tingkat aktivitas fisik, dan seberapa parah diabetes Anda.

Mengubah gaya hidup

Bila Anda sudah terdiagnosis menderita diabetes, ada baiknya Anda mengatur dan merubah gaya hidup Anda seperti contoh berikut ini:

  • Berolahraga dan menjaga berat badan yang sehat
  • Berhenti merokok dan minum alkohol
  • Mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan, sayuran,
  • Pantau terus gula darah Anda