Relawan Jokowi Lapor Pendemo yang Mengancam

Relawan Jokowi Lapor Pendemo
Relawan Jokowi Lapor Pendemo yang Mengancam

Relawan Jokowi Lapor Pendemo – Jagat maya tengah dihebohkan dengan beredarnya rekaman video berisi seorang pemuda yang mengancam akan membunuh dengan cara memenggal Presiden Joko Widodo. Pria yang mengenakan jaket warna cokelat itu menyampaikan ancaman tersebut ketika mengikuti aksi unjuk rasa people power bersama Kivlan Zen dan Eggi Sudjana di Kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Merespons hal itu, Relawan Jokowi Mania, melaporkan pemuda tersebut ke Polda Metro Jaya. Termasuk, orang yang merekam videonya. Laporan itu, tercatat dengan nomor laporan: LP/2912/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus, terkait kasus dugaan pengancaman melalui media elektronik yang diatur dalam Pasal 27 ayat (4) Juncto Pasal 45 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 19 tahun 2016.

Relawan Jokowi Lapor Pendemo

“Melaporkan orang yang melakukan kepada kepala negara atau presiden dengan ancaman yang sangat menurut kita mengerikan dan menakutkan. Kejadiannya di Bawaslu. Kedua, kita juga melaporkan si pembuat video,” ujar Ketua Umum Tim Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, Sabtu (11/5/2019).

Immanuel menuturkan, pihaknya membawa barang bukti berupa rekaman video dan gambar-gambar yang disimpan di dalam flashdisk.

“Kita berharap aparat kepolisian segera melakukan penindakan atau penangkapan, karena ini kan sangat meresahkam sekali. Kalau seandainya proses demokrasi ini selalu di bawah ancaman, ini bahaya. Yang bahaya bukan kita, ya tapi demokrasinya. Itu ranah atau domain kepolisian, karena kita hanya sebagai warga negara yang melaporkan,” ungkap Immanuel Ebenezer.

Immanuel Ebenezer menyampaikan, terlapor diduga merupakan pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Sebab, diduga terlapor menyampaikan kalimat ancaman itu ketika mengikuti aksi unjuk rasa di Bawaslu. Termasuk, ada gambar dan simbol pendukung 02.

“Kita lihat yang bukti-bukti gambar dan simbol-simbol kampanye. Kenapa kami berani menyampaikan diduga mereka pendukung Prabowo, itu bisa dibuktikan kok mereka ikut partisipasi dalam proses demo di Bawaslu kan. Kalau semua demonstrasi politik selalu melakukan pengancaman apalagi ingin menghilangkan nyawa seseorang, itu berbahaya sekali. Kita nggak mau hal ini. Beda pandangan politik silakan, tapi kalau sudah mengancam atau ingin menghilangkan nyawa seseorang itu bahaya. Ini nggak bisa kita biarkan, ini yang kita laporkan persoalan itu,” kata Immanuel Ebenezer.

Kedua, perempuan yang melakukan perekaman video, juga dilaporkan. “Dua-duanya, yang mengancam dan yang membuat video. Hari ini sudah diterima laporan kita, di Polda Metro Jaya. Kita berharap segera aparat kepolisian melakukan menindakan dan penangkapan, karena ini meresahkan sekali. Meresahkan kita semua,” tandas Immanuel Ebenezer.