Rambut Rontok Terus Saat Keramas, Kenapa, Ya?

Rambut Rontok
Rambut Rontok Terus Saat Keramas, Kenapa, Ya?

Rambut rontok tampaknya umum dialami oleh setiap orang, meski dalam jumlah helai yang berbeda-beda. Parahnya, jumlah helai rambut yang rontok biasanya akan semakin banyak saat rambut sedang dalam keadaan basah, misalnya keramas. Semakin disentuh dan digosok saat dibersihkan, akan semakin banyak pula helai rambut yang jatuh berguguran. Sebenarnya, apa yang membuat rambut gampang rontok waktu keramas?

Kenapa rambut mudah rontok saat sedang keramas?

Setidaknya selama beberapa kali, rambut Anda pasti pernah rontok saat sedang keramas. Bahkan setelahnya ketika menyisir dalam keadaan basah, beberapa helai rambut tampak berjatuhan satu per satu seolah meninggalkan jejak.

Entah memang karena mengalami masalah rambut yang rontok atau tidak sama sekali, tapi kerontokan bisa semakin parah ketika Anda keramas. Biasanya, jumlah helai rambut yang rontok ketika rambut dalam kondisi basah akan jauh lebih banyak, bahkan berkali-kali lipat dibanding saat rambut kering.

Kabar baiknya, masih terbilang normal jika jumlah rambut yang rontok sekitar 50-100 helai, menurut American Academy of Dermatology. Ini karena sekitar 90-95 persen folikel rambut pada kulit kepala yang normal, biasanya berada di fase pertumbuhan aktif.

Folikel rambut adalah bagian atau struktur kulit yang merupakan tempat tumbuhnya rambut. Sementara 5-10 persen sisa folikel rambut tersebut, ada di fase telogen. Fase telogen bisa dikatakan sebagai tahapan di mana pertumbuhan rambut sedang tidak aktif.

Dengan kata lain, helai rambut bisa mudah berguguran ketika cikal bakal rambut baru sedang tumbuh. Nah, keramas atau mencuci rambut ternyata dapat semakin memicu kecepatan fase telogen. Alhasil, rambut jadi gampang sekali rontok, bahkan dalam jumlah yang banyak.

Bukan cuma itu, menggunakan air panas saat keramas dapat membuat rambut kian rapuh, sehingga mudah rontok. Hal tersebut dijelaskan lebih lanjut oleh Ryan Welter, MD, seorang ahli kesehatan rambut di Amerika Serikat.

Menurutnya, suhu panas dari air selama keramas bisa membuat rambut menjadi kering, yang pada akhirnya membuatnya rontok.

Rambut rontok itu tidak normal jika…

Problematika rambut rontok Anda bisa tergolong tidak wajar lagi, jika jumlah rambut yang berguguran sudah lebih dari 100 helai per harinya. Kerontokan yang berlebihan setiap harinya ini, dikenal dengan nama telogen effluvium.

Kerontokan rambut dalam jumlah banyak ini biasanya tidak hanya terjadi saat keramas saja. Namun, juga pada kondisi lainnya, seperti saat rambut dalam keadaan kering.

Kondisi tersebut biasanya disebabkan karen kadar hormon tidak seimbang, kurangnya asupan zat gizi tertentu, pengobatan, stres, hingga penyakit. Namun, telogen effluvium biasanya bersifat sementara atau tidak berlangsung dalam waktu lama.

Bagaimana supaya rambut tidak mudah rontok?

Ingin rambut yang lebih kuat dan tidak gampang rontok saat keramas, maupun ketika dalam kondisi basah? Berikut berbagai cara yang bisa Anda lakukan:

  • Kelola stres dengan baik

Sadar atau tidak, stres sekecil apa pun ternyata dapat memengaruhi kondisi rambut. Bahkan tidak menutup kemungkinan, bisa membuat rambut menjadi mudah gugur saat sedang keramas.

Maka itu, usahakan untuk mengelola stres sebaik mungkin, yang secara tidak langsung bisa mencegah kerontokan rambut semakin parah. Anda bisa mulai dari melakukan hal-hal yang ringan seperti menekuni hobi, maupun rutin berolahraga selama beberapa kali dalam seminggu.

Menjalani latihan meditasi juga dipercaya dapat membuat tubuh lebih nyaman dan fokus, sehingga bisa mengurangi stres.

  • Perhatikan asupan makanan harian

Selain baik untuk kesehatan, makan beragam jenis makanan dengan kandungan gizi yang beragam juga baik untuk pertumbuhan rambut. Meski aneka zat gizi sebenarnya penting, tapi ada beberapa nutrisi yang semakin mendukung pertumbuhan rambut.

Meliputi vitamin B, vitamin C, dan vitamin E. Jika sampai sekarang Anda masih berkutat dengan masalah rontok, terlebih saat keramas, coba penuhi sumber makanan harian dengan zat gizi tersebut.

  • Menggunakan obat untuk merangsang pertumbuhan rambut

Ada berbagai pilihan krim topikal, obat, maupun produk perawatan lainnya yang dapat membantu mengatasi rontoknya rambut.

Ambil contohnya seperti Minoxidil yang hadir dalam bentuk krim dan semprotan, finesteride dalam bentuk tablet, hingga obat kortikosteroid.

Akan tetapi, Anda tidak disarankan untuk menggunakan obat-obatan tersebut tanpa mendapatkan rekomendasi dari dokter sebelumnya.